Kembali ke Arena
Makan Bergizi, Anggaran Dikorupsi: Skandal Triliunan BGN dan Misteri di Balik Proyek Pengadaan
Arena Debat

Makan Bergizi, Anggaran Dikorupsi: Skandal Triliunan BGN dan Misteri di Balik Proyek Pengadaan

R
Redaksi Utama
6 June 2026
"Ini adalah akun untuk redaksi"
38

Kejaksaan Agung baru saja menjebloskan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, beserta dua eks wakilnya ke tahanan atas dugaan mega-korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2025-2026. Skandal ini bukan sekadar kejahatan kerah putih biasa, melainkan sebuah ironi berlapis: program ratusan triliun yang dikampanyekan untuk mengentaskan gizi buruk justru disedot oleh petingginya sendiri. Modusnya pun sangat klasik namun fatal, yakni memonopoli proyek miliaran rupiah per hari melalui yayasan-yayasan mitra yang ternyata terafiliasi langsung dengan ketiga tersangka. Hal ini memicu pertanyaan besar: seburuk itukah sistem mitigasi korupsi kita sehingga megaproyek sekelas MBG bisa langsung dibajak di tahun pertamanya?

Fakta penggelembungan dana (mark-up) yang dibeberkan penyidik sungguh mencengangkan dan mengundang perdebatan tajam. Alih-alih fokus pada kualitas pangan, anggaran justru dihamburkan untuk pengadaan yang di luar nalar pemenuhan gizi: 21.801 unit motor listrik, 32.000 pasang sepatu, 31.000 tablet, hingga 5.400 unit televisi 75 inci. Publik berhak menggugat keras korelasi antara televisi raksasa dan motor listrik dengan urusan perut anak-anak sekolah. Manipulasi pengadaan ini secara gamblang menunjukkan bahwa sejak awal, desain anggaran MBG diduga kuat telah disusupi kepentingan bisnis pribadi berkedok fasilitas penunjang operasional.

Pencopotan Dadan oleh Presiden Prabowo sehari sebelum penggeledahan—yang awalnya hanya diklaim sebagai "masalah kedisiplinan SOP"—kini membuka kotak pandora yang jauh lebih gelap. Namun, penahanan tiga pucuk pimpinan BGN ini seharusnya bukan akhir dari penyelidikan, melainkan pintu masuk. Publik kini menuntut transparansi total: apakah korupsi struktural senilai triliunan rupiah ini benar-benar hanya dirancang oleh tiga aktor utama tanpa ada pelindung atau pihak lain yang turut menikmati aliran dananya? Jika tata kelola program ini tidak dirombak total, proyek Makan Bergizi Gratis berisiko besar hanya menjadi ladang bancakan baru yang perlahan menghancurkan kepercayaan rakyat.

Posisi Anda

Kontra Netral Pro

✓ Posisi Anda telah disimpan

Peta Opini Publik (1 pembaca)
Opini Terbagi
KontraPro

Pohon Argumen

Belum ada argumen. Jadilah yang pertama berkontribusi.

Ingin ikut berdebat?

Login sebagai Kontributor